TAHUN 2015 sebagai Tahun Keluarga dan Pendidikan  

- (didoakan sebelum ‘Doa sesudah Komuni)-

 

Ya Bapa,

kami bersyukur telah memasuki tahun keenam

Arah Dasar Gereja Keuskupan Surabaya

dalam mewujudkan persekutuan murid-murid Kristus

yang semakin dewasa dalam iman, guyub, penuh pelayanan,

dan misioner menuju hidup yang berkelimpahan.

 

Tuhan Yesus Kristus,

kami berniat  mengembangkan komunikasi iman yang tulus dalam keluarga.

Jadikanlah perjumpaan pribadi dalam keluarga-keluarga kristiani  menjadi perwujudan Gereja Rumah Tangga yang penuh sukacita.

 

Ya Roh Kudus,

kami mohon karunia-Mu bagi umat di Keuskupan Surabaya,

agar mampu menumbuhkan solidaritas bagi lembaga-lembaga pendidikan Katolik

dan peduli terhadap proses pendidikan yang bermutu di wilayah Keuskupan Surabaya.

 

Dengan teladan keluarga kudus Nazaret,  Semoga  mulai tahun ini semakin banyak orang yang terlibat dan peduli  terhadap keluarga serta karya pendidikan di Keuskupan Surabaya.

 

Doa ini kami mohon kepada-Mu, dengan pengantaraan Yesus Kristus, Guru dan Tuhan kami. Amin

 

DOA UNTUK KELUARGA (PS. 162)

 

Ya Allah, Bapa sekalian insan, Engkau menciptakan manusia dan menghimpun mereka menjadi satu keluarga, yakni keluarga-Mu sendiri. Engkau pun telah memberi kami keluarga teladan, yakni keluarga kudus Nazaret, yang anggota-anggotanya sangat bertakwa kepada-Mu dan penuh kasih satu sama lain. Terima kasih, Bapa, atas teladan yang indah ini.

 

Semoga keluarga kami selalu Kau dorong untuk meneladan keluarga kudus di Nazaret. Semoga keluarga kami tumbuh menjadi keluarga Kristen yang sejati yang dibangun atas dasar iman dan kasih: kasih akan Dikau dan kasih antar semua anggota keluarga.

 

Ajarlah kami hidup menurut Injil, yaitu rukun, ramah, bijaksana, sederhana, saling menyayangi, saling menghormati, dan saling membantu dengan ikhlas hati. Hindarkanlah keluarga kami dari marabahaya dan malapetaka; sertailah kami dalam suka dan duka; tabahkanlah kami bila kami sekeluarga menghadapi masalah-masalah. Bantulah kami agar tetap bersatu padu dan sehati sejiwa; hindarkan kami dari perpecahan dan percekcokan.

 

Jadikanlah keluarga kami ibarat batu yang hidup untuk membangun jemaat-Mu menjadi Tubuh Kristus yang rukun dan bersatu padu.

Berilah kepada keluarga kami rezeki yang cukup. Semoga kami sekeluarga selalu berusaha hidup  baik di tengah-tengah jemaat dan masyarakat.

 

Jadikanlah keluarga kami garam dan terang dalam masyarakat. Semoga keluarga kami selalu setia mengamalkan peran ini kendati harus menghadapi aneka tantangan.

 

Ya Bapa, kami berdoa pula untuk keluarga yang sedang dilanda kesulitan. Dampingilah mereka agar jangan patah semangat. Terlebih kami sangat prihatin untuk keluarga-keluarga yang berantakan. Jangan biarkan mereka ini hancur. Sebaliknya berilah kekuatan kepada para anggotanya untuk membangun kembali keutuhan keluarga.

 

Semua ini kami mohon kepada-Mu, Bapa keluarga umat manusia, dengan pengantaraan Yesus Kristus, Tuhan kami. Amin

 

10 KEBIASAAN KELUARGA KRISTIANI

  1. Merayakan Ekaristi setiap Minggu dan Hari Raya yang disamakan dengan hari Minggu
  2. Membaca Kitab Suci
  3. Melaksanakan Ibadat/Doa Harian
  4. Berdoa Bersama dalam Keluarga
  5. Berdoa secara Pribadi
  6. Terlibat dalam Kehidupan Jemaat setempat
  7. Menjadi garam dan terang dengan terlibat dalam masyarakat
  8. Berpuasa dan Berpantang
  9. Memeriksa Batin
  10. Mengaku Dosa di hadapan Imam secara rutin

 

10 BENTUK KEPEDULIAN DAN TANGGUNGJAWAB TERHADAP PENDIDIKAN KATOLIK

  1. Menyadari bahwa keluarga merupakan penanggungjawab utama dan pertama pendidikan anak
  2. Lembaga pendidikan Katolik menjadi karya nyata pelayanan Gereja bagi masyarakat
  3. Umat beriman ikut bertanggungjawab dan peduli atas kelangsungan hidup lembaga pendidikan Katolik
  4. Lembaga pendidikan Katolik mengusahakan agar siswa menerima pendidikan Katolik
  5. Umat beriman berpartisipasi mewujudkan pendidikan bermutu dalam lembaga pendidikan Katolik
  6. Umat beriman ikut serta dalam pengembangan iman para pelaku pendidikan (guru, karyawan, murid, dosen)
  7. Kolekte kedua setiap minggu pertama digunakan untuk bantuan kesejahteraan para guru dan karyawan di sekolah milik Keuskupan Surabaya
  8. Setiap sekolah Katolik wajib menanamkan, menjaga, dan mengembangkan kebiasaan-kebiasaan Katolik
  9. Hendaknya ditumbuhkan sikap solidaritas, subsidiaritas, kerjasama dan kesatuan misi antar lembaga pendidikan Katolik
  10. Pastor paroki bertanggungjawab atas penggembalaan, pemeliharaan iman, serta menjaga kemurnian misi Gereja dalam lembaga pendidikan Katolik di wilayahnya.