Alamat         Jl. Majapahit No. 38B, Surabaya 60265
Telepon PABX  031 - 5616042; 5679865; 5624141; 5665061  Ext.22
Email  [email protected]

 

Komisi Keluarga merupakan salah satu komisi yang berada di bawah struktur Keuskupan Surabaya, yang secara khusus menangani remaja, permasalahan keluarga-keluarga Katolik dan perkawinan keluarga Katolik di Keuskupan Surabaya. Sejarahnya pada tahun 1974, Mgr. J.M. Kloster, CM (aim.) setelah Sinode MAWI membentuk LK3I (Lembaga Kesejahteraan Keluarga Katolik) Keuskupan Surabaya. Pada waktu itu kegiatan hanya difokuskan pada KPP (Kursus Persiapan Perkawinan) dan KBA. Dua tahun kemudian, tepatnya pada tahun 1976, LK3I diganti menjadi LK.KKI (Lembaga Katolik untuk Kesejahteraan Keluarga di Indonesia) Keuskupan Surabaya. Pengurusnya saat itu hanya 5 orang.

Kemudian pada tahun 1996, Mgr. J. Hadiwikarta, Pr (aim.) membuat keputusan berdasarkan keputusan Sidang KWI 1994 yang mengubah status Lembaga Katolik untuk Kesejahteraan Keluarga di Indonesia (LKKKI) menjadi Komisi Keluarga berdasarkan surat No. 014/III/KK/1995 tertanggal 1 Maret 1995. Sedangkan dalam strukturnya Komisi Keluarga memiliki 6 biro :

  1. Biro Kerja Sama, yang menangani kerja sama antar dan dengan kelompok-kelompok kategorial di Keuskupan Surabaya.
  2. Biro Remaja, yang secara khusus menangani penyuluhan remaja (kenakalan remaja, narkoba & pacaran), prolife atau aborsi.
  3. Biro Persiapan Perkawinan, menangani pasangan untuk menikah secara Katolik (spiritualitas perkawinan, psikologi pria dan wanita, kesehatan keluarga, moral dan hukum perkawinan Katolik, komunikasi dan empati pasangan, manajemen ekonomi keluarga).
  4. Biro Pasca Menikah, menangani pembinaan keluarga setelah menikah.
  5. Biro Pembinaan Khusus, menangani masalah-masalah relasi dalam perkawinan dan hal-hal relevan dengan misi keuskupan lewat Komisi Keluarga.
  6. Biro Lansia, sebagai fasilitator paguyuban-paguyuban lansia paroki, misalnya, ceramah-ceramah lansia tentang kesehatan dan kebugaran lansia.

  1.  TIM FORMATIO KELUARGA :
    1. Menanamkan nilai Panggilan hidup keluarga  Katolik mulai seawal mungkin (Anak – Remaja- OMK)
    2. Membentuk Tim Membuat dan melaksanakan penyuluhan dan pendidikan anak  di kelompok masyarakat dan sekolah katolik.
    3. Membuat modul dan bahan ajar untuk penyuluhan dan pendidikan.
    4. Sasaran :  Keluarga, Komisi lain, Sekolah, Kelompok kategorial dll.
    •  
  2. TIM Persiapan Perkawinan :
    1. Membimbing pasangan tunangan / berpacaran serius dalam mempersiapkan perkawinan.
    2. Menyelenggarakan program untuk pasangan yang sudah berpacaran (Discovery program).
    3. Mempersiapkan pasangan yang akan menikah.
    4. Menyelenggarakan TOT pengajar KPP.
    5. Menyempurnakan dan memperbaiki buku panduan pengajar KPP.
    6. Mengkoordinasikan semua penyelenggara KPP dan mengumpulkan data peserta KPP.
    7. Menyempurnakan metode KPP yang berdaya guna.
    8. Melakukan sosialisasi tentang metode Keluarga Berencana  Alamiah.
    9. Sasaran :  Pendamping / Tim Pengajar pasangan yang akan menikah, pasangan pacaran serius, pengajar KPP dan romo paroki.
    •  
  3. TIM Pendampingan Keluarga MUDA :
    1. Membuat program dan pelatihan untuk meningkatkan pengetahuan dan kemampuan pasangan dalam hidup berkeluarga.
    2. Menyusun materi-materi yang dianggap perlu untuk pasangan yang telah menikah.
    3. Menyelenggarakan  pelatihan pendampingan keluarga untuk seksi keluarga paroki (pendamping, penemu kasus, konseling sederhana).
    4. Mencari data tentang masalah keluarga saat ini di semua paroki.
    5. Sasaran : seksi keluarga paroki, pasangan yang telah menikah, kelompok kategorial yang berhubungan dengan keluarga.
    •  
  4. TIM Konseling Keluarga:
    1. Database dan Koordinasi Tim Konselor keluarga yang ada
    2. Kerjasama dengan fakultas/ kursus konselor keluarga dalam Membuat pedoman dan modul konseling keluarga
    3. Memfasilitasi (rujukan)  konseling untuk pasangan yang bermasalah.
    4. Membuat jaringan konselor perkawinan.
    5. Membuat sistem rujukan berjenjang  dalam konseling keluarga.
    6. Sasaran : seksi keluarga paroki, lulusan kursus konseling keluarga keuskupan Surabaya, pasangan menikah yang bermasalah.
    •  
  5. TIM Hukum, Gender, Perlindungan Anak dan Pemberdayaan Perempuan :
    1. Melakukan pelatihan, sosialisasi dan penyuluhan tentang masalah gender.
    2. Melakukan kerja sama dengan pihak lain dalam penanganan masalah gender, perlindungan anak dan pemberdayaan Perempuan.
    •  
  6. Tim Kerasulan Lansia :
    1. Menfasilitasi kegiatan paguyuban lansia yang sudah ada, menghidupkan dan memberi semangat paguyuban lansia yang belum aktif.
    2. Melakukan komunikasi dan pertemuan antara kelompok / paguyuban lansia.
    •  
  • Sasaran :  semua seksi dan paguyuban lansia di paroki.

 

SUSUNAN PENGURUS KOMISI 2017-2020

Ketua Komisi RD. Agustinus Tri Budi Utomo
Penasihat Komisi Keluarga Prof. Dr. Willy F. Maramis Sp.KJ (K)
Koordinator Tim Komisi Dr. Benedictus Triagung Ruddy Prabantoro, dr. SpOG (K)
Sekretaris Yohana Fransisca Sutrisnowati, Amd.Keb
Staf Komisi Joyce Deciree Indarto
Bag. Formasi Keluarga Dr. Wahyu Lulus Ariyanto, MARS
  Anastasia Henny Purboningtyas, Amd.Kep
  Dr. Filipus Michael Yofrido
  Prof. Dr. Eugenia Maria Wuri Soedjadmiko
Bag. Persiapan Perkawinan Fiorentina Yuni Apsari, M.Psi, Psikolog
  Elisabet Widyaning Hapsari, M.Psi, Psikolog
  Agustinus Heru Sutanto
  Johana Fransiska Sri Harjati
Bag. Konseling Dr. Sadya Wendra, SpKJ
  Dr. Fenny Anggrajani, SpKJ
  Jaka Santosa Sudagijono, M.Psi, Psikolog.
Bag. Pendampingan Keluarga Yohanes Yudo Wibowo
  Fransiska Asisi Indah Winarni
Bag. Hukum, Gender, Perlindungan Anak dan Pemberdayaan Perempuan Maria Ety Mariana
Kompol Yashinta Ma'u, SH, M.Hum
Margaretha Rehulina
Bag. Kerasulan Lansia Clemen Vincentius Carel Widyaono